Peuyeum, atau yang lebih dikenal sebagai tape singkong, adalah salah satu jajanan khas dari Bandung yang memiliki rasa manis dan tekstur kenyal. Makanan tradisional ini terbuat dari singkong yang difermentasi, memberikan cita rasa unik yang menggugah selera. Tidak hanya terkenal di Indonesia, peuyeum juga memiliki penggemar di luar negeri karena rasa manis dan asamnya yang khas. Selain menjadi camilan yang enak, peuyeum juga memiliki sejumlah manfaat kesehatan yang menjadikannya pilihan yang menarik untuk dinikmati.
Sejarah dan Asal Usul Peuyeum
Peuyeum memiliki akar sejarah yang panjang dan sudah menjadi bagian dari budaya kuliner Sunda, khususnya di Bandung, Jawa Barat. Proses pembuatan peuyeum dimulai dengan fermentasi singkong menggunakan ragi. Singkong yang dipilih haruslah yang berkualitas baik agar hasilnya optimal, yakni tekstur yang kenyal dan rasa yang manis.
Pembuatan peuyeum ini telah ada sejak zaman dahulu, bahkan sejak masa kerajaan Sunda. Pada masa itu, peuyeum digunakan sebagai makanan yang bisa bertahan lama, cocok untuk dibawa dalam perjalanan panjang. Secara tradisional, peuyeum sering dijadikan oleh-oleh atau camilan untuk acara tertentu.
Proses Pembuatan Peuyeum
Pembuatan peuyeum terbilang cukup sederhana namun memerlukan waktu yang cukup lama untuk proses fermentasinya. Berikut adalah langkah-langkah pembuatan peuyeum secara tradisional:
- Pemilihan Singkong: Singkong yang digunakan harus dalam kondisi segar dan bebas dari kerusakan. Pilih singkong yang tidak terlalu tua agar tekstur peuyeum yang dihasilkan lebih kenyal dan lembut.
- Pemasakan Singkong: Singkong dikupas dan direbus hingga matang. Setelah itu, singkong dipotong-potong agar lebih mudah dalam proses fermentasi.
- Proses Fermentasi: Potongan singkong yang sudah matang kemudian diberi ragi yang khusus digunakan untuk fermentasi tape. Singkong yang sudah dibumbui dengan ragi kemudian dibiarkan selama beberapa hari pada suhu yang hangat. Proses fermentasi ini yang menghasilkan rasa manis dan sedikit asam pada peuyeum.
- Penyajian: Setelah proses fermentasi selesai, peuyeum siap untuk dikonsumsi. Peuyeum bisa disajikan langsung atau ditambahkan dengan bahan lain seperti kelapa parut untuk menambah cita rasa.
Varian Peuyeum yang Populer
Peuyeum memiliki berbagai macam varian yang bisa disesuaikan dengan selera. Walaupun umumnya peuyeum terbuat dari singkong, beberapa tempat mulai mengembangkan varian baru yang menggunakan bahan tambahan lainnya. Berikut adalah beberapa varian peuyeum yang populer:
- Peuyeum Singkong: Varian klasik yang terbuat dari singkong yang difermentasi dengan ragi, menghasilkan rasa manis dan sedikit asam yang khas.
- Peuyeum Kelapa: Peuyeum singkong yang disajikan bersama kelapa parut, memberikan rasa gurih dan sedikit tekstur tambahan.
- Peuyeum Durian: Di beberapa tempat, durian menjadi salah satu tambahan yang membuat peuyeum semakin nikmat. Durian yang kaya rasa memberi sensasi berbeda ketika dipadukan dengan tape singkong.
Manfaat Kesehatan dari Peuyeum
Peuyeum tidak hanya enak, tetapi juga memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan. Karena melalui proses fermentasi, peuyeum mengandung probiotik yang baik untuk pencernaan. Probiotik ini dapat membantu meningkatkan kesehatan saluran pencernaan dan sistem imun tubuh.
Selain itu, singkong sebagai bahan dasar peuyeum mengandung karbohidrat yang dapat memberikan energi yang cukup bagi tubuh. Karena proses fermentasi, sebagian besar karbohidrat pada singkong akan berubah menjadi gula alami, yang menjadikan peuyeum lebih mudah dicerna dan lebih ringan bagi tubuh.
Keunggulan Peuyeum
- Mudah Dicerna: Berkat proses fermentasi, peuyeum menjadi makanan yang mudah dicerna oleh tubuh.
- Sumber Energi: Kandungan karbohidrat dalam peuyeum memberikan pasokan energi yang stabil sepanjang hari.
- Probiotik: Peuyeum mengandung bakteri baik yang dapat membantu meningkatkan kesehatan pencernaan.